Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mitra Vol. 2, No. 4, Th. 2019

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mitra Vol. 2, No. 4, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN SENAM KETANGKASAN MELALUI PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) SISWA KELAS 2 SDN GENILANGIT 1 KEC. PONCOL KAB.MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

HARI PURWITO, S.Pd.
SDN Genilangit 1, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar dan keterampilan senam ketangkasan melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT) bagi siswa kelas 2 SDN Genilangit 1semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang berupa siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT) motivasi belajar senam ketangkasan bagi siswa kelas II SD Negeri Genilangit 1 Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017 meningkat dari Siklus I ke Siklus II. Perolehan hasil pengamatan motivasi proses pembelajaran yang meliputi aspek keberanian, kedisiplinan, dan kerja sama pada siklus I mencapai skor 3,5 pada skor maksimal 5 atau pada tingkat 70,1% pada kategori baik; pada siklus II mencapai skor 3,8 pada skor maksimal 5 atau pada tingkat 75,4% pada kategori baik. Hasil pembelajaran senam ketangkasan juga meningkat, pada siklus I dengan nilai rata-rata hasil tes praktik senam ketangkasan siklus I yaitu 70,07. Ada 12 siswa atau 63,16% dinyatakan belum tuntas dengan KKM 70,00. Pada siklus II nilai rata-rata 75,4 dengan ketuntasan 100% KKM 70,00.

Kata kunci: motivasi belajar dan keterampilan senam ketangkasan, model Teams Games Tournament (TGT) 

----------

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKN MATERI KEBEBASAN BERORGANISASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SD NEGERI 1 KALIBENING KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SUROSO, M.Pd.
SD Negeri 1 Kalibening, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran Role Playing dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran PKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yangdilaksanakan dalam bentuk siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 7% menjadi 100%. Dengan model pembelajaran Role Playing, dapat meningkatkan prestasi belajar pada pra siklus menjadi 62,80 dan siklus 2 menjadi 87,73. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan prestasi belajar dari rerata 62,80 menjadi 87,73. Ketuntasan belajar pada pra siklus 33%, pada siklus 1 67% dan siklus 2 93%. Ini berarti pada siklus 1 ada peningkatan ketuntasan belajar dari 33% menjadi 67% sedangkan pada siklus 2 meningkat dari 67% menjadi 100% Pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan ketuntasan belajar dari 33% menjadi 93%.

Kata Kunci: aktivitas, prestasi belajar, Role Playing 

----------

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI JARAK DAN KECEPATAN MELALUI METODE TRAINING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI BALONGREJO I KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

Drs. H. SINGGIH BUDI RAHARJA, M.M.
SD Negeri Balongrejo I Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan prestasi belajar matematika materi jarak dan kecepatan melalui metode training pada siswa kelas V SD Negeri Balongrejo I Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro Semester i tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan[penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SD Negeri Balongrejo I Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Subjek penelitian adalah kelas V semester I kelas V tahun pelajaran 2018/2019, materi pelajaran Matematika yang dipelajari adalah tentang pokok bahasan ”Jarak dan Kecepatan”, penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Agustus sampai bulan September tahun 2018 yang berjumlah 27 siswa. Prestasi belajar siswa dapat dilihat pada histogram diatas prestasi belajar siswa pada sebelum siklus: 58,8 (rendah), siklus I adalah: 68,1 (sedang) dan pada siklus II meningkat menjadi: 87,7 (baik).

Kata kunci: prestasi belajar, jarak dan kecepatan, metode training 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ALQURAN SURAH AL QADR DAN AL ‘ALAQ DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS VI SD NEGERI SINGGAHAN 02 KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 

DAMANUJI, S.Pd.I.
SDN Singgahan 02, Kebonsari, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca Alquran Surah Al Alaq dan AL Qadrsiswa siswa kelas VI SD Negeri Singgahan 02 Kecamatan Kebonsari Madiun dengan penerapan model pembelajaran kontekstual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 62,2 dengan ketuntasan 42%, pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 69,73 dengan ketuntasan 63,16%, dan pada siklus III nilai rata-rata kelas mencapai 80,26 dengan ketuntasan 94,74% pada KKM 70. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan ada peningkatan kemampuan membaca Qs Al Qadr dan Al ‘Alaq siswa kelas VI SD Negeri Singgahan 02 Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/ 2019.

Kata Kunci: membaca Qs Al Qadr dan Al ‘Alaq, pembelajaran kontekstual. 

----------

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GUNA MENINGKATKAN PRESTASI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA GURU SDN GONGGANG 2 KECAMATAN PONCOL KABUPATEN MAGETAN SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUPRIYADI, S.Pd.
SDN Gonggang 2, Kec. Poncol, Kab. Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan peneliti guna meningkatkan prestasi guru dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran pada SDN Gonggang 2 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan penelitian ini adalah School Action Research atau Penelitian Tindakan Sekolah dengan desain penelitian menggunakan sistem tiga siklus. Dalam pengolahan data menggunakan metode penelitian deskripsi kuantitatif. Dari tindakan-tindakan yang dilakukan dalam penelitian, diperoleh hasil penelitian yang meningkat secara signifikan. Pada siklus I nilai rata-rata (mean) sebesar 46,00 berdasarkan acuan yang digunakan termasuk kategori kurang. Dari 6 orang guru yang tuntas proses pembelajaran nol orang guru atau 0%, sedangkan guru yang tidak berhasil 6 orang guru atau 100%. Pada siklus II nilai rata-rata (mean) yang dipereoleh meningkat dari 46,00 menjadi 58,33. Berdasarkan acuan yang digunakan termasuk kategori cukup. Guru yang tuntas dalam proses pembelajaran meningkat dari nol orang guru menjadi satu orang guru atau 0% menjadi 16,67%. Guru yang tidak tuntas proses pembelajaran mengalami penurunan dari 6 orang guru atau 100% menjadi satu orang guru atau 16,67%. Pada siklus III nilai rata-rata (mean) meningkat dari 58,33 menjadi 83,00. Berdasarkan acuan yang digunakan termasuk kategori baik. Jumlah guru yang berhasil dalam kinerja proses pembelajaran juga mengalami peningkatan, dari satu orang guru atau 16,67% menjadi 6 orang kepala sekolah atau 100%. Hasil dari siklus I, II, dan III menunjukkan bahwa tindakan yang dilaksanakan dengan menggunakan media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi guru dalam proses pembelajaran pada guru SDN Gonggang 2 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata kunci: prestasi guru dalam proses pembelajaran media pembelajaran 

----------

PENERAPAN MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMAHAMI GAGASAN UTAMA DAN GAGASAN PENDUKUNG PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI GENJOR KECAMATAN SUGIHWARAS BOJONEGORO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

KASMAI, S.Pd.
SD Negeri Genjor Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar memahami gagasan utama dan gagasan pendukung pada siswa kelas IV SD Negeri Genjor Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro Semester I tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, di mana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV semester I di SD Negeri Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Agustus sampai September tahun 2018 siswa berjumlah 25 siswa. Hasil belajar siswa memahami gagasan utama dan gagasan pendukung paragraf dengan model jigsaw meningkat dari satu siklus ke siklus berikutnya. Pada kondisi prasiklus kemampuan siswa menunjukkan nilai rata-rata 60,8 dengan ketuntasan 32% (8 dari 25 siswa). Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 71,6 dengan ketuntasan 80%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 86,8 dengan ketuntasan 100% pada KKM 70.

Kata kunci: model jigsaw, hasil belajar, Bahasa Indonesia, kelas IV. 

----------

PEMBELAJARAN ARIAS SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA CERITA ANAK PADA SISWA KELAS V SDN GENILANGIT 1 KECAMATAN PONCOL KABUPATEN MAGETAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

SRI SURYANI, S.Pd.SD.
SDN Genilangit 1, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriopsikan aktivitas dan prestasi pembelajaran Bahasa Indonesia cerita anak dengan menggunakan pembelajaran ARIAS pada siswa Kelas V di SDN Genilangit 1 Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2016/2017. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart (dalam Sugiarti, 1997: 6), yaitu berbentuk spiral dari sklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran ARIAS memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, II, dan II) yaitu masingmasing 67,86%, 82,14%, dan 89,29%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

Kata kunci: aktivitas dan prestasi pembelajaran, Bahasa Indonesia cerita anak, pembelajaran ARIAS 

----------

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENGIDENTIFIKASIKAN SIFATSIFAT OPERASI HITUNG DENGAN METODE JIGSAW SISWA KELAS V SDN KRANDEGAN 02 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUMIRAH, S.Pd.
SD Krandegan 02, Kec. Kebonsari, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar mata pelajaran matematika pada kompetensi dasar mengidentifikasikan sifat-sifat operasi hitung dengan model tim ahli (jigsaw) di kelas V SDN Krandegan 02 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) Konsep pokok penelitian tindakan terdiri dari empat komponen, yaitu 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (acting), 3) pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata mencapai 72,22 dengan ketuntasan 66,7%, pada siklus II nilai rata-rata mencapai 74,44 dengan ketuntasan 83,3%, dan pada siklus III nilai rata-rata mencapai 78,33 dengan ketuntasan 94,4% pada KKM 70. Dari hasil analisis, observasi siswa dan observasi guru serta mengacu pada hipotesis tindakan maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi : Ada peningkatan prestasi belajar mengidentifikasikan sifat-sifat operasi hitung pada siswa kelas V SDN Krandegan 02 Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan metode jigsaw. Dinyatakan diterima.

Kata Kunci: mengidentifikasi sifat-sifat operasi hitung, metode Jigsaw 

----------

APLIKASI METODE MIND MAPPING GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI WRITING KELAS VII G SMPN 1 NGRAHO BOJONEGORO 

MUHAMMAD TAUHID, S.Pd.
SMP Negeri 1 Ngraho, Kab. Bojonejoro

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan minat dan prestasi belajar aspek writing Bahasa Inggris melalui implementasi metode mind mapping dalam pembelajaran pada siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Ngraho Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam bantuk siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Metode mind mapping memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan belajar siswa setiap siklus yaitu siklus I mencapai daya serap atau nilai rata-rata 73,22 dengan ketuntasan 88,8%; pada siklus II mencapai daya serap atau nilai rata-rata 77,47 dengan ketuntasan 93,7% pada KKM 72.

Kata kunci: minat dan prestasi belajar aspek writing Bahasa Inggris 

----------

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA KOMPETENSI KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN AGAMA DI NEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 ROJOIMO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SURATMINI, S.Pd.SD.
SD Negeri 2 Rojoimo, Kec. Wonosobo, Kab. Wonosobo

Abstrak: Rendahnya hasil belajar dan kedisiplinan siswa melatar belakangi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kedisiplinan siswa pada tema indahnya keragaman di negeriku sub tema keragaman suku bangsa dan agama di negeriku menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Rojoimo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 21 siswa. Jenis Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Setiap pertemuan diadakan evaluasi dengan menggunakan tes hasil belajar. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada pembelajaran IPA penggunaan model Problem Based Instruction dapat meningkatkan hasil belajar dan kedisiplinan siswa. Hasil kedisiplinan siswa dari pra siklus ke siklus II mengalami peningkatan, pada pra siklus 10% dengan rata-rata 18 pada pra siklus menjadi 95% dengan rata-rata 26 dengan kategori tinggi pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami kenaikan persentase ketuntasan pada awal pra siklus dari 43% dengan rata-rata nilai 64.05 menjadi 90% dengan rata-rata 88.33 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Instruction dapat meningkatkan kedisiplinan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tema indahnya keragaman di negeriku sub tema keragaman suku bangsa dan agama di negeriku pada kelas IV SD Negeri 2 Rojoimo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo.

Kata kunci: model pembelajaran problem based instruction, kedisiplinan, hasil belajar 

----------

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR NORMA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK 

SUPARMAN, S.Pd. M.M.
SMP Negeri 1 Maospati, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas ini ialah untuk mendeskripsikan efektifitas pembelajaran dengan metode Taking Stick dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII B semester gasal SMP Negeri 1 Maospati tahun pelajaran 2019/2020. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan metode Talking Stick dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali tatap muka dan diakhiri dengan tes tertulis untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, daftar angket dan tes dengan alat (instrument) lembar observasi, daftar angket, tes lesan dan tes tertulis. Analisa data dengan statistik deskriptif kuantitaitif dan deskriptif kualitatif. Hasil analisis dari Penelitian Tindakan Kelas yang peneliti lakukan adalah sebagai berikut. Dari hasil pengamatan selama proses pembelajaran dengan metode Talking Stick pada Siklus I dan Siklus II menunjukkan ada peningkatan aktivitas belajar. Pada siklus I aktivitas belajar dengan rata-rata 79,5% pada kategori baik. Aktivitas belajar siklus II dengan hasil rata-rata 89.9% pada kategori sangat baik. Hasil tes tertulis siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan. Pada siklus I nilai ratarata siswa mencapai 69,1 dengan ketuntasan 36,7% pada KKM 70. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 78,95 dengan ketuntasan 100% pada KKM 70. Hal ini sudah memenuhi kriteria yang diharapkan

Kata kunci: prestasi belajar norma dalam kehidupan bermasyarakat, metode talking stick 

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE LC5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP BERPIKIR KRITIS PADA TEMA INDAHNYA KEBERSAMAAN SUB TEMA KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU MUATAN PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SEMESTER I SD NEGERI KAJEKSAN KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2018/2019 

PUJI RAHARJO, M.Pd.
SD Negeri Kajeksan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap berpikir kritis pada mata pelajaran IPS pada tema indahnya kebersamaan sub tema keberagaman budaya bangsaku materi mengidentifikasi keberagaman yang terdapat di sekitar melalui model pembelajaran Learning cycle lc5e di kelas IV Semester I SD Negeri Kajeksan Kecamatan Sukoharjo. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Kajeksan Wonosobo yang berjumlah 35 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Untuk memperoleh data sikap berpikir kritis siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan angket sikap berpikir kritis, sedangkan untuk memperoleh data hasil belajar dalam penelitian ini menggunakan lembar evaluasi yang diberikan pada setiap siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sikap berpikir kritis siswa pada siklus I 34%, meningkat menjadi 86% pada siklus II. ketuntasan belajar siswa pada siklus I 74% dengan rata-rata kelas sebesar 72 meningkat menjadi 89% dengan rata-rata kelas 81 pada siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning cycle lc5e dapat meningkatkan hasil belajar dan sikap berpikir kritis pada mata pelajaran IPS pada tema indahnya kebersamaan sub tema keberagaman budaya bangsaku materi mengidentifikasi keberagaman yang terdapat di sekitar di kelas IV Semester I SD Negeri Kajeksan.

Kata kunci: model pembelajaran Learning Cycle LC5E, sikap berpikir kritis, hasil belajar

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mitra Vol. 2, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mitra Vol. 2, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA MELALUI MEDIA FILM KARTUN SISWA KELAS VII E MTS NEGERI 1 PALU 

HURMA, S.Pd.,M.Pd.
MTs Negeri 1 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil kemampuan bercerita menggunakan media film kartun siswa kelas VII.E MTs. Negeri 1 Kota Palu Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan II. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil proses pembelajaran diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Pada siklus I pertemuan 1 prosentase aktivitas siswa mencapai 42,85% dengan kategori kurang baik, pada siklus I pertemuan 2 menjadi 60% dengan katagori cukup (terjadi peningkatan 17,15%). Sedangkan pada siklus II pertemuan 3 prosentase aktivitas siswa mencapai 74% dengan baik, dan pada pertemuan 4 siklus II menjadi 88,57% dengan katagori sangat baik, (terjadi peningkatan 14,57%) sehingga terjadi peningkatan cukup signifikan dalam aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II yaitu (31,72%). (2) Kemampuan bercerita siklus I pertemuan 1 mencapai nilai rerata secara klasikal sebesar 60.2 masuk dalam kategori cukup dengan tingkat ketuntasan 35,9%, pada pertemuan 2 mencapai nilai rerata secara klasikal sebesar 70 masuk dalam kategori baik dengan ketuntasan 58,97%, siklus II pertemuan 3 mencapai nilai rerata secara klasikal sebesar 76.9 masuk dalam kategori baik dengan tingkat ketuntasan 87,18%; pertemuan mencapai nilai rerata secara klasikal sebesar 82.7 masuk dalam kategori baik dengan ketun tasan 97,24%. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar dan ketrampilan bercerita dengan media film kartun sudah sangat baik.

Kata kunci: kemampuan bercerita, media film kartun 

----------

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG MODEL DISCOVERY LEARNING MELALUI WORKSHOP DI MTS N 1 KOTA SEMARANG 

Drs. H. ASRONI, M.Ag.
MTs Negeri 1 Kota Semarang, Semarang, Jawa Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan Model Discovery Learning melalui workshop, serta meningkatkan kompetensi Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang dalam menyusun Model Discovery Learning. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan respon guru terhadap adanya kegiatan workshop yang dilakukan. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan masingmasing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil analisis diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan keamampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang dalam merancang Model Discovery Learning. Peningkatan itu ditunjukkan (1) kemampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang ketika merumuskan masalah dalam Model Discovery Learning, dari 17% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II; (2) kemampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang ketika membuat hipotesis dalam Model Discovery Learning meningkat, dari 17% pada siklus I menjadi 100% pada siklua II; (3) kemampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang ketika melakukan pengumpulan data dalam melaksanakan Model Discovery Learning, dari 33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II; (4) kemampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang ketika membuat kesimpulan dalam Model Discovery Learning, dari 33% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II; (5) Kemampuan Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang ketika mengkomunikasikan pada Model Discovery Learning, dari 27% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Informasi lain menunjukkan bahwa respon Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang dalam mengikuti proses workshop dalam rangka merancang Model Model Discovery Learning 80% sangat baik dan 20% merespon baik. Ini menunjukkan bahwa Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Semarang sangat mengharapkan adanya workshop dalam meningkatkan kompetensi mereka.

Kata kunci: workshop, kompetensi guru madrasah, discovery learning 

----------

IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN REALISTIC PHYSICS EDUCATION (RPE) PADA BAHASAN PESAWAT SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 2 PLAOSAN KABUPATEN MAGETAN 

ANIK RUBIANI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Plaosan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diimplementasikan pendekatan Realistics Physics Education (RPE) untuk meningkatkan aktivitas psikomotor dan prestasi belajar pada bahasan pesawat sederhana siswa kelas VIII-B SMP Negeri 2 Plaosan Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas merupakan suatu proses yang memiliki siklus yang bersifat berdaur ulang mulai dari perencanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan Realistics Physics Education (RPE) pada bahasan pesawat sederhana dapat meningkatkan aktivitas psikomotor dan prestasi belajar siswa. (1) Skor rata-rata aktivitas psikomotor yang diperoleh pada siklus I adalah 2,97 pada kualitas 74,25% pada kategori cukup baik. Skor rata-rata yang diperoleh pada siklus II adalah 3,21 pada kualitas 80,25% pada kategori baik. (2) Prestasi belajar siswa kelas VIII B semester genap SMP Negeri 2 Plaosan Kabupaten Magetan tahun pembelajaran 2013/2014. Kemampuan kognitif siswa sebelum dilakukan tindakan nilai rata-ratanya 55,0 setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai rata-rata 68,28 dan siklus II 76,37. Ketuntasan siklus I sebesar 44,19% meningkat pada siklus II pada tingkat 81,40%.

Kata kunci: pendekatan Realistics Physics Education (RPE), aktivitas psikomotor dan prestasi belajar, pesawat sederhana 

----------

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SEKOLAH MELALUI INOVASI PROGRAM DAN AKTIVITAS 

A.H. MOESTOFA, M.Pd,
SMP Negeri 2 Sugihwaras, Kebupaten Bojonegoro

Abstrak: Kepala Sekolah memiliki peran yang penting dalam menentukan prestasi sekolah. Agar menjadi sekolah yang berprestasi perlu dilakukan inovasi. Berkaitan dengan hal tersebut, tujuan penulisan best practice adalah untuk menentukan inovasi dalam meningkatkan prestasi sekolah dan menentukan langkah-langkah dalam melaksanakan inovasi. Inovasi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah untuk meningkatkan prestasi SMP Negeri 2 Sugihwaras antara lain: (1) Kepala Sekolah sebagai guru model, (2) program Bahasa Inggris, (3) pesantren anak negeri, dan (4) pengadaan bus sekolah. Langkah yang dilakukan Kepala Sekolah sebagai guru model yaitu dengan membimbing dan memberi contoh/ model perangkat pembelajaran yang dibuat oleh kepala sekolah sendiri dan menjadi guru model bagi guru IPA dalam mengajar serta ikut mengajar dalam bimbingan belajar mata pelajaran UNAS.Hal-hal yang dilakukan dalam program Kegiatan Bahasa Inggris antara lain: (1) English Club setiap hari Selasa, Jum’at dan Sabtu, (2) upacara bendera dalam Bahasa Inggris satu kali setiap bulan, (3) English Camp selama satu bulan di sekolah, (4) role play at The Market, (5) public speaking, (6) mengirim anak untuk kursus Bahasa Inggris di Pare selama 3 bulan. Kegiatan Pesantren Anak Negeri antara lain (1) Sholat dhuha bersama setiap hari Rabu dan kamis, dan (2) hafalan Surat Al Quran, ayat-ayat pendek, praktek ibadah dan do’a. Dampak inovasi yang dilakukan sekolah (1) peningkatan jumlah pendaftar peserta didik baru, (2) terbentuknya school branding, dan (3) peningkatan prestasi akademik dan non akademik

Kata Kunci: Prestasi sekolah, inovasi progran dan aktivitas 

----------

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA-FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN PRAKTIKUM DENGAN MEMANFAATKAN ALAT DAN BAHAN DI LINGKUNGAN SEKITAR PADA SISWA KELAS VII MTs N 1 KOTA SEMARANG 

ROESIJANTI EKANINGSIH, S.Pd.
MTs Negeri 1 Kota Semarang, Semarang, Jawa Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peningkatan hasil belajar melalui pembelajaran praktikum dengan memanfaatkan alat dan bahan di lingkungan sekitar pada pokok bahasan kalor di MTs N 1 Kota Semarang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yang terencana. Masing- masing siklus merupakan rangkaian tahapan Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Siklus II bertujuan untuk memperbaiki kekurangn yang ada pada siklus I. hasil penelitian menunjukkan hal-hal berikut. Pertama, dari hasil observasi terhadap proses pembelajaran praktikum menunjukkan adanya peningkatan dari 66,31% menjadi 76,84%. Kedua, dari data yang telah didapat pada siklus I nilai rata-rata tes awal siswa 57,63 dan nilai rata-rata tes akhir/ ulangan harian siswa 63,34. Presentase ketuntasan klasikal tes awal 42,1%, setelah praktikum diberikan presentase ketuntasan naik menjadi 68,42%. Pada siklus II rata-rata tes awal 62,76 dan nilai rata-rata tes akhir 71,13. Presentase ketuntasan klasikal pada tes awal adalah 73,68% dan presentase ketuntasan klasikal tes akhir 84,21%. Jika dilihat dari tiap siklus ketuntasan belajar mengalami kenaikan. Dan jika dilihat dari ketuntasan belajar tes akhir/ ulangan harian dari siklus I 68,42% ke siklus II 84,21% mengalami kenaikan sebesar 15,79%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas siklus pertama dan suklus kedua, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran praktikum dengan memanfaatkan alat dan bahan di lingkungan sekitar dapat meningkatkan hasil belajar IPA Fisika di MTs N 1 Kota Semarang dalam kegiatan pembelajaran IPA Fisika pokok bahasan Kalor. Ketiga, hasil angket tangapan siswa terhadap pembelajaran praktikum menunujukkan adanya peningkatan dari siklus I sebesar 62,81% menjadi 73,33% pada siklus II naik sebesar 10,53%. Hal ini terjadi karena dengan pembelajaran praktikum siswa lebih bersemangat dalam belajar mempermudah pemahaman materi dan menjadikan siswa lebih berani menguingkapkan pendapatnya.

Kata kunci; praktikum, alat dan bahan di lingkungan sekitar bahasan kalor 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA KELAS VII, VIII, DAN IX DALAM PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SMP NEGERI 1 SUMBERREJO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

Drs. MATADJI, M.A.
SMP Negeri 1 Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru matematika kelas VII, VIII, dan IX dalam penggunaan metode pembelajaran melalui supervisi klinis di SMP negeri 1 Sumberrejo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan. Tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengguakan metode pembelajaran pada Guru matematika kelas VII, VIII, dan IX adalah melalui Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) melalui teknik supervisi klinis. Mengacu pada hasil penelitian tindakan sekolah melalui kegiatan pembinaan akademik disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan metode pembelajaran melalui supervisi klinis merupakan salah satu solusi yang cukup efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil akhir penelitian dimana guru dapat menguasai indikator yang ada dalam menentukan metode pembelajaran dan mencari metode yang benar-benar tepat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kondisi lingkungan kelas dan lingkungan sekolah itu sendiri yang selanjutnya memberikan manfaat bagi peningkatan prestasi belajar siswa dan peningkatan mutu sekolah.

Kata kunci: kemampuan guru matematika, kelas VII, VIII, dan IX, supervisi klinis 

----------

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM PADA SISWA MTS N 1 KOTA SEMARANG TAHUN 2018

UMI FATKHIYAH, S.Ag., M.Pd.I.
MTs N 1 Kota Semarang, Semarang, Jawa Tengah

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran SKI pada siswa MTs N 1 Kota Semarang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, dan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengatasi problematika pembelajaran SKI. Jenis penelitian ini adalah termasuk penelitan lapangan (field research) dan bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini, berupa sumber data primer, meliputi hasil wawancara waka kurikulum madrasah, hasil wawancara guru SKI, dan hasil wawancara siswa; dan sumber sekunder meliputi dokumen RPP guru SKI, profil madrasah dan foto-foto kegiatan pembelajaran. Adapun metode yang digunakan selama penelitian adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran SKI di MTs N 1 Kota Semarang menggunakan metode ceramah, mendikte, meresum, membuat kata kunci, menghafal, siswa menjelaskan, tanya jawab, latihan soal, penayangan video dan diskusi. Dalam pelaksanaan pembelajaran guru menggunakan strategi belajar menyesuaikan kondisi siswa. Problematika pembelajaran SKI meliputi: masa beradaptasi dengan sekolah baru (khusus kelas VII), menghafalkan materi banyak, terlambat mencatat, mengingat nama daerah, tahun dan tanggal peristiwa sejarah, serta motivasi membaca siswa rendah. Untuk mengatasi problematika tersebut, guru melakukan: variasi metode pembelajaran, merangkumkan materi, membuat kata kunci, mengadakan latihan soal setiap akhir pembelajaran dan memotivasi siswa.

Kata Kunci: Pembelajaran SKI, Problematika, Solusi. 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA PADA SISWA KELAS IV SDN SAWAHAN KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

MARYONO, S.Pd.
SD Negeri Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui penerapan metode tutor sebaya siswa kelas IV SDN Sawahan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui penerapan metode tutor sebaya siswa kelas IV SDN Sawahan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menulis karangan diskripsi pada siklus I: 70 dan pada siklus II: 77,22.

Kata Kunci: Kemampuan menulis, metode tutor sebaya 

----------

PENINGKATAN PEMAHAMAN HUBUNGAN GAYA DAN GERAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS V SDN BAKUR 01 KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SULISTIJOWATI, S.Pd.
SD Negeri Bakur 01, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan peningkatan pemahaman hubungan gaya dan gerak siswa Kelas V SDN Bakur 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui model pembelajaran Talking Stick. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus I 68,67 dengan ketuntasan belajar 66,67% dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 76,67 dengan ketuntasan belajar 86,67%. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan pemahaman hubungan gaya dan gerak siswa Kelas V SDN Bakur 01 Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui model pembelajaran Talking Stick.

Kata Kunci: pemahaman hubungan gaya dan gerak, model pembelajaran talking stick 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDISKRIPSIKAN SIKAP DEMOKRATIS MELALUI PEMBELAJARAN TIME TOKEN SISWA KELAS II SDN SAWAHAN KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUTJIATI, S.Pd.
SD Negeri Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan peningkatan kemampuan mendiskripsikan sikap demokratis siswa kelas II SDN Sawahan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran Time Token?. Dan tujuan penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar PKn pada materi sikap demokrasi melalui pembelajaran Time Token siswa kelas II SDN Sawahan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil tes pada siklus I sebesar 68,136 dan 78,75 pada siklus II. Sedangkan untuk pencapaian ketuntasan belajar individual, siklus I sebesar 68,75% dan siklus II sebesar 90,63%. Terjadinya hipotesis tindakan dalam penelitian ini, yang menyatakan bahwa ada peningkatan kemampuan mendiskripsikan sikap demokratis siswa kelas II SDN Sawahan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran time token dapat diterima kebenarannya.

Kata Kunci: prestasi belajar, pembelajaran time token 

----------

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJELASKAN SIMBOL SILA-SILA PANCASILA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT PADA SISWA KELAS I SDN PULE KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

WARSIYAH, S.Pd.SD.
SD Negeri Pule, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament terhadap hasil belajar PKn siswa Kelas I SDN Pule Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019? 2) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament pada siswa kelas I SDN Pule Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019? Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Pule Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu siklus I nilai rata-rata sebesar 67,50 dan ketuntasan belajar 62,50% dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 78,75 dan ketuntasan belajar 87,50%, maka dapat diambil kesimpulan Ada Peningkatan Kemampuan Menjelaskan Simbol Sila-Sila Pancasila Melalui Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Siswa Kelas I SDN Pule Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019.

Kata Kunci: prestasi belajar pkn, metode kooperatif model team games tournament 

----------

PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING(CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA SMP NEGERI 1 TAKERAN KELAS VII TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

SUHARSINI, S.Pd.
SMP Negeri 1 Takeran, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi dengan menerapkan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada konsep pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Takeran Magetan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), PTK dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang muncul di dalam kelas. Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Keempat tahapan tersebut merupakan siklus yang berlangsung secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama dan difokuskan pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat melalui siklus yang telah dilakukan. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 42,56 pada saat pretes dan 71,39 dengan ketuntasan 63,89% pada saat postes. Sementara pada siklus II rata-rata hasil belajar pretes dan 78,75 dengan ketuntasdan 97,22%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa pada konsep pencemaran lingkungan.

Kata Kunci: Konstruktivisme, CTL, Pencemaran dan Lingkungan.

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).


Jurnal Pendidikan Fajar Vol. 2, No. 3, Th. 2019

Jurnal Pendidikan Fajar Vol. 2, No. 3, Th. 2019

File PDF jurnal lengkap dapat dilihat di akhir artikel.

----------

PERAN GURU DI SEKOLAH DALAM MENGHADAPI DAMPAK GLOBAL WARMING (PEMANASAN GLOBAL) 

Dra. DARMI IRIANSIH AMINAH
SMA Negeri 1 Maospati, Kabupaten Magetan

Abstrak: Dampak global warming atau pemanasan global sangat dirasakan dari tahun ke tahun. Akan tetapi belum banyak pihak yang sadar dan ikut menyelesaikan masalah yang dihadapi bersama. Tujuan penulisan karya tulis ini adalah (1) untuk mendeskripsikan akibat dari pemanasan global; (2) untuk mendeksripaiskan peran guru untuk mencegah dan memberi solusi mengatasi pemanasan global. Guru memiliki peran yang tidak kecil di sekolah. Para guru adalah sosok figur panutan dan ikutan. Wajar jika guru perlu memberikan perannya dalam mencegah dan mengatasi pemanasan global dari lingkuingan sekolah. Dari warga sekolah diharapkan bisa merambah dan menyebar ke lingkungan masyarakat yang lebih luas. Peran tersebut antara lain (1) Guru menyusun rencana matang bersama pihak sekolah dan para tokoh masyakat yang dianggap perlu. (2) Guru mensosialisasikan penyebab dan dampak pemanasan global pada saat sekarang dan pada waktu mendatang. (3) Guru bersama warga sekolah menciptakan suasana kehidupan dan lingkungan sekolah dengan program pelesatarian lingkungan hidup dan sekolahadi wiyata. (4) Guru bersama warga sekolah membuat slogan-slogan penyelamatan lingkungan hidup. (5) Guru bersama warga sekolah melakukan aksi-aksi nyata penyelamatan lingkungan hidup dalam dan luar sekolah secara konsisten dan terukur. (6) Guru bersama warga sekolah melakukan evaluasi program dan pelaksaannya untuk mengetahui hasil dan penyusunan program lanjutan.

Kata kunci: global warming atau pemanasan global, peran guru 

----------

UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SMPN 2 PADANGAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK MODEL CONSTRUCTIVE SUPERVISION 

FATHUR ROHIM, M.Pd.
SMP Negeri 2 Padangan, Kabupaten Bojonegoro

Abstrak: Penelitian ini menekankan kepada peningkatan kompetensi pedagogik terutama kemampuan guru dalam menyusun RPP dan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 2 Padangan Kabupaten Bojonegoro melalui supervisi akademik model Constructive Supervision. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan data diambil melalui: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Supervisi Akademik Model Constructive Supervision dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP dan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMPN 2 Padangan dibuktikan dengan meningkatnya rata-rata kemampuan guru dalam menyusun RPP dari 52,30 ada siklus 1 menjadi 69,74 ada siklus 2. dan peningkatan rata-rata kualitas pelaksanaan KBM dari 49,67 ada siklus 1 menjadi 79,61 pada siklus 2.

Kata Kunci: Kemampuan menyusun RPP, Kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Courtructive Supervision. 

----------

TINJAUAN GEOGRAFIS OBJEK WISATA MUNCAK DI DESA MUNCA PESAWARAN TAHUN 2017 

Dra. KARTINI
SMA Negeri 3 Magetan, kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan geografis objek wisata Muncak di Desa Munca Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran tahun 2017. Pengumpulan data di dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Lokasi objek wisata Muncak strategis dan tidak sulit untuk ditemukan; (2) Keindahan alam sebagai daya tarik utama objek wisata Muncak; Waktu ternyaman wisatawan untuk berwisata adalah pagi hari ketika suhu udara tidak terlalu panas dan kelembapan udara tidak terlalu kering; (4) Objek wisata Muncak berada di daerah perbukitan dengan kemiringan lereng yang cukup curam yaitu 24,7%; (5) Aksesibilitas menuju objek wisata Muncak mudah dijangkau; (6) Fasilitas objek wisata Muncak memenuhi kebutuhan wisatawan.

Kata kunci: muncak, objek wisata, tinjauan geografis 

----------

PROBLEMATIKA PENDIDIKAN BERWAWASAN GENDER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA 

Dra. ASMINI
SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan

Abstrak: Istilah gender selalu ada dalam setiap aspek berpikir masyarakat Indonesia. Dalam dunia pendidikan khususnya pembelajaran bahasa Indonesia, penanaman konsep ideologi gender bagi anak dapat dilakukan pada buku teks melalui penyusunan wacana yang berperpekstif gender. Ada beberapa problema pendidikan berwawasan gender dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam hal ini guru menjadi unsur yang berperan untuk mengatasi problematika tersebut.

Kata kunci: pendidikan berwawasan gender, pembelajaran, bahasa Indonesia 

----------

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI INTEGRAL DI SMA N 1 PARANG, MAGETAN 

SUSMONO, S.Pd., M.Pd.
SMA Negeri 1 Parang, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing pada materi Integral yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 1 Parang, Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Parang, Magetan yang terdiri atas 25 siswa. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes akhir siklus, pengamatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kegiatan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka pembelajaran yang menggunakan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Integral, yaitu 58,06% pada kemampuan awal kemudian pada siklus I mencapai persentase 70,96% dan meningkat manmade 87,09% pada siklus II. Sedangkan untuk aktivitas guru pada siklus I mencapai persentase 77,76% dan meningkat manmade 89,16% pada siklus II. Aktivitas siswa pada siklus I mencapai persentase 77,76% dan meningkat manmade 89,72% pada siklus II. Untuk hail anklet siswa dapat disimpulkan bahwa metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan keaktifan siswa serta siswa menjadi lebih mudah dalam memahami materi yang diberikan.

Kata Kunci: penemuan terbimbing, hasil belajar, integral 

----------

PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING DAN PRESTASI BELAJAR BOLA VOLI MELALUI METODE PROBLEM BESED LEANING DENGAN KERJASAMA POLA ROTASI DAN ALAT BANTU TALI PADA PESERTA DIDIK KELAS VIIA SEMESTER 1 SMP N 3 KALIKAJAR TAHUN PELAJARAN 2019/2020 

AKHMAD LAZIM, S.Pd.
SMP Negeri 3 Kalikajar, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar peningkattan keterampilan passing bawah dan passing atas dengan metode problem besed learning pola rotasi dan alat bantu tali pada peserta didik kelas VIIa semester 1 SMP N 3 Kalikajar tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Dalam PTK terdapat pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari minimal 2 siklus, dan dalam setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelasanaan, pengamatan dan refleksi. Metode Problem Besed Learning (PBL) pola rotasi dan alat bantu tali pada peserta didik kelas VIIa semester 1 SMP N 3 Kalikajar ternyata mampu meningkatkan hasil belajar dari prasiklus ke siklus I pada nilai rata-rata 62,1 dan ketuntasan belajar 28,1% pada prasikus menjadi 69,7 dan 71,9% pada siklus I atau mengalami kenaikan sebesar 7,6 dan 43,8%. Sedangkan peningkatan pada siklus I ke siklus II pada nilai reta-rata dan ketuntasan yaitu 69,7 dan 71,9 pada siklus I menjadi 75,7 dan 93,8 pada siklus II atau mengalami kenaikan sebesar 6 pada nilai rata-rata dan 21,9% untuk ketuntasan belajar.

Abstrak: bola voli, keterampilan passing bawah dan passing atas, metode problem besed learning, pola rotasi dan alat bantu tali 

----------

KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENUMBUHKAN SIKAP PROSOSIAL BAGI SISWA KELAS X TKJ 1 SMK NEGERI TAKERAN, MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 

ADRI TEGUH SANTOSO, S.Pd.
SMK Negeri Takeran, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui gambaran secara empiris sikap prososial siswa kelas X TKJ 1 SMKN Takeran, Magetan Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah mendapat layanan bimbingan kelompok. (2) mengetahui keefektifan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam menumbuhkan sikap prososial bagi siswa kelas X TKJ 1 SMKN Takeran, Magetan Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) dengan peningkatan pada unsur desain yang memungkinkan diperolehnya gambaran keefektifan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam menumbuhkan sikap prososial siswa. Pelaksanaan tiap siklus mengikuti empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan/tindakan (siklus), pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Kecenderungan sikap prososial siswa sebelum mendapat layanan bimbingan kelompok menunjukkan bahwa sebagaian besar atau sekitar 82,86% berada pada kategori Rendah (R) dengan skor rata-rata keseluruhan adalah 3,26. Setelah mendapat layanan bimbingan kelompok kecenderungan sikap prososial siswa pada siklus I berada pada kategori Cukup (C) dengan skor rata-rata sebesar 3,36. Pada siklus II sebagian besar berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dengan skor rata-rata keseluruhan 3,80 atau meningkat sebesar 0,54.

Kata Kunci: sikap prososial, layanan bimbingan kelompok 

----------

MENINGKATKAN HASILBELAJAR MATERI HITUNG BILANGAN POSITIF NEGATIF DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN “TUTOR TEMAN SEBAYA” PADA SISWA KELAS VI SDN GAMBARAN SEMESTER I TAHUN 2018/ 2019 

SRI MARWATI, S.Pd.SD.
SD Negeri Gambaran, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif model tutor teman sebaya dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam melalukan operasi hitung bilangan bulat terutama pada operasi hitung bilangan positifnegatif pada siswakelas VI semester I tahun pelajaran 2018/2019. Rancangan penelitan ini menggunakan rencana penelitian tindakan kelas yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan daur ulang atau siklus. Berdasarkan data hasil proses perbaikan pembelajaran siklus II, penulis melihat adanya peningkatan nilai siswa kelas VI khususnya dalam materi soal Operasi Hitung Bilangan Negatif Positif dibandingkan dengan hasil pada siklus I. Pada siklus I nilai rata-rata kelas mencapai 81,9 dengan tingkat ketuntasan 72%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 91, dengan tingkat ketuntasan 100% pada KKM 75.

Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, model tutor teman sebaya hasil belajar operasi hitung bilangan bulat 

----------

MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SAINS MELALUI EKSPERIMEN SEDERHANA “ROKET UDARA” PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 

SITI AISAH, S.Pd.
TK Marsudisiwi Candirejo, Kabupaten Magetan

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dan meningkatkan curiosity (rasa ingin tahu) peserta didik dalam belajar sains melalui eksperimen sederhana roket udara. Penelitian ini berbentuk best pracitce. Adapun Aktivitas belajar untuk persentase aktivitas melakukan percobaan sebesar 91,67%, melakukan observasi 80,95%, mengemukakan pendapat 79,76%, menjawab pertanyaan 83,33%, membuat kesimpulan 80,95% dan membuat produk 90, 48%. Pada aktivitas melakukan percobaan, melakukan observasi, menjawab pertanyaan, membuat kesimpulan dan membuat produk masuk dalam kategori Baik sekali dan untuk mengemukakan pendapat masuk dalam kategori baik

Kata kunci: eksperimen sederhana, aktivitas belajar, curiosity 

----------

MENCIPTAKAN ACTIVE LEARNING MELALUI MDL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI SURAT LAMARAN PEKERJAAN SISWA KELAS XII IPA-1 SEMESTER I MAN TEMBORO, KABUPATEN MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 

Drs. MOH. JUBARUDIN, M.Pd.
MAN Temboro, Kabupaten Magetan

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Discovery learning (MDL) dalam menciptakan active learning untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi Surat Lamaran Pekerjaan pada siswa kelas XII IPA-1 semester ganjil Madrasah Aliyah Negeri Temboro, Magetan tahun pelajaran 2016/2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari dua siklus diperoleh data sebagai berikut: Hasil pengamatan pembelajaran siklus I mencapai tingkat rata-rata 62,74% pada kategori cukup, sedangkan siklus II mencapai tingkat rata-rata 70,83% pada kategori baik. Hasil Belajar siswa siklus I pre tes: 70,40 dan pos tes:74,93,dengan rata-rata kelas: 72,66 .Pada siklus I baik pos tes maupun nilai kelas belum mencapai KKM yang ditetapkan ,yakni ≥75. Sedangkan ketuntasan belajar dari 15 siswa yang ikut pos tes hanya 7 siswa yang tuntas atau 46,66%. Pada siklus II setelah dilakukan perbaikan pembelajaran diperoleh data sebagai berikut: pre tes:71,47 dan pos tes:81,07 dengan rata-rata kelas:76,26,dan ketuntasan belajardari 15 siswa yang ikut pos tes 13 siswa sudah tuntas atau: 86,66%.

Kata Kunci: active learning, aktivitas, hasil belajar, discovery learning 

----------

PENINGKATAN MOTORIK HALUS MELALUI PENERAPAN MEMBATIK TULIS PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS V SLB PUTRA IDHATA KABUPATEN MADIUN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 

SRI MULYANI, S.Pd.
SLB Putra Idhata, Kabupaten Madiun

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan membatik tulis. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan kelas. Penelitian ini melibatkan 5 orang siswa tunagrahita kelas V SDLB sebagai subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan di SLB Putra Idhata Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh membatik tulis pada kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan. Pengumpulan data pada penelitian berupa unjuk kerja siswa. Kemampuan motorik halus siswa dengan pelatihan mambatik tulis di sekolah kelas V Tunagrahita SLB Putra Idhata kabupaten Madiun diketahui bahwa hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata kemampuan motorik halus siswa pada keseluruhan siklus memperoleh nilai rata-rata kelas 72 sedangkan pada siklus II 89, Adapun prosentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebanyak 3 siswa (60%), dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 5 siswa (100%).

Kata Kunci: membatik tulis, kemampuan motorik halus, tunagrahita. 

----------

PENGGUNAAN METODE HYPNOTEACHING DALAM PENINGKATAN HASILBELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BAGI SISWA KELAS X TBKP SMK N 2 PAYAKUMBUH TAHUN 2018/2019 

MUKTI ALI, S. Ag., M.S.I.
SMK Negeri 2 Payakumbuh, Payakumbuh, Sumatra Barat

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan metode hypnoteaching bagi siswa Kelas X TBKP Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Payakumbuh tahun 2018/2019 pada semester genap. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus yang terdiri dari empat komponen yaitu planing (perencanaan), acting (tindakan), observing (observasi), dan reflecting (refleksi). Teknik analisis data yaitu dengan membandingkan rata-rata (mean) hasil tes belajar sebelum dan sesudah tindakan dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode hypnoteaching dapat meningkatkan hasil belajar PAI dengan indikator, terjadi peningkatkan rata-rata hasil belajar PAI dari hasil pretes sebesar 70,06 meningkat menjadi 73,91 pada siklus I, meningkat lagi menjadi 76,79 pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 78,94 pada siklus III. Ketercapaian KKM secara kasikal juga mengalami kenaikan dari pra siklus sebesar 36,36% meningkat menjadi 60,61% pada siklus I, meningkat lagi menjadi 72,73% pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 81,82% pada saat siklus III.

Kata kunci: metode hypnoteaching, hasil belajar, Pendidikan Agama Islam

----------

Bagi anda yang ingin mengunduh atau download soft copy (file) jurnal ataupun memesan jurnal (cetak) silahkan hubungi kontak kami. Bagi anda yang berminat agar artikel, karya ilmiah, atau PTK dimuat di jurnal kami, silahkan klik tautan berikut.

Klik ikon pada bagian pojok kanan atas file pdf untuk membuka tampilan penuh (fullscreen).